Penelitian obesitas sentral janghorbani et al 2007

Karakteristik Demografi dan Sosial-Ekonomi Umur Umur merupakan faktor risiko obesitas sentral yang tidak dapat diubah. Berdasarkan IMT, obesitas dibagi menjadi tiga kategori, yakni: Di sisi lain, tekanan darah yang makin tinggi memperbesar risiko penyakit mikrovaskuler yang dapat memicu iskemia jaringan.

Jaringan adiposa meningkat dengan bertambahnya umur, perempuan cenderung lebih berisiko obesitas sentral, terutama setelah menopause. Lemak viseral tepat berada di atas organ perut dan langsung berhubungan dengan vena porta. Pada penelitian ini tidak diukur berapa banyak minuman beralkohol yang dikonsumsi.

DAFTAR PUSTAKA

Penurunan NO juga terjadi akibat hambatan produksinya oleh peroxynitrit. Edisi Revisi. Variabel peracu terdiri dari obesitas dan DM tipe 2. Shahid SM, Mahboob T. Beberapa penelitian sebelumnya menemukan bahwa peningkatan risiko kesehatan lebih berhubungan dengan obesitas sentral dibandingkan dengan obesitas umum.

Ketidakseimbangan antara kebutuhan dan asupan menjadi masalah utama terjadinya penumpukan lemak berlebih di tubuh. QJ Med, pp: Jilid I.

Harapannya dapat membantu kepolisian dalam menjaga status kesehatan para anggotanya sehingga dapat meningkatkan produktifitas kerja. Pada tabel 10 terlihat bahwa hubungan antara DM tipe2 dengan tekanan darah tidak bermakna secara statistik.

Mekanisme hipertensi akibat hiperurisemia Feig, Pada gambar tersebut terlihat bahwa peningkatan kadar asam urat serum memiliki efek pada ginjal dan pembuluh darah. Buku Pintar Hidup Sehat. Perbedaan ini dapat disebabkan oleh jumlah sampel dan hubungan keluarga.

Disampaikan pada Half Day Simposium: Hasil yang sama juga ditemukan pada penelitian dengan desain yang berbeda. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis menggunakan teknik analisis data yang telah dipilih.

Rata-rata usia merokok menjadi kebiasaan yaitu Indonesia sendiri saat ini menempati peringkat sepuluh sebagai negara dengan angka obesitas terbesar di dunia Gakidou et al. Hal ini berarti bahwa sampel yang mengonsumsi minuman beralkohol maupun tidak memiliki peluang yang sama mengalami obesitas sentral.

Stetoskop Stetoskop yang digunakan dalam penelitian ini bermerk Littman. Akumulasi kristal urat pada plak atherosklerosis yang telah terbentuk dapat mengaktifkan komplemen melalui jalur klasik.

Hubungan Hiperurisemia Dengan Hipertensi

Hypertension Journal, pp: Metode Penelitian Kesehatan. Comparison of abdominal adiposity and overall obesity in predicting risk of type 2 diabetes among men. Dampak Obesitas Sentral Dampak obesitas sentral lebih tinggi risikonya terhadap kesehatan dibandingkan dengan obesitas umum de Pablos-Velasco et al.

Logistic regression analyses were used to measure the association between central obesity and existing variables in the data on the characteristic of subject. Berdasarkan prinsip epistemiology, hasil penelitian ini sesuai dengan studi kohort yang dilakukan oleh Vedercchia et al Adapun hasil analisis korelasi Spearman menunjukkan bahwa umur, pengeluaran per kapita, konsumsi sayuran dan buah dan gangguan mental emosional berhubungan nyata positif dengan kejadian obesitas sentral.

Hal tersebut berkebalikan dengan rerata TDS, TDD, dan kadar asam urat kedua kelompok yang menunjukkan perbedaan bermakna secara statistik. Review yang dilakukan oleh Chiolero et al.

Aktivitas fisik dapat berpengaruh terhadap perubahan jaringan lemak pusat, bahkan pada anak-anak Barbeau et al. Diet fruktosa berkontribusi pada peningkatan asupan energi dan berat badan. Latihan sedang sampai berat selama 12 bulan menurunkan berat tubuh rata-rata pada perempuan 1.

Menurut WHO subjek berdiri tegak dengan jarak antar kaki cm. Padahal obesitas abdominal berhubungan lebih kuat pada terjadinya beberapa penyakit dibanding obesitas tipe yang lain.Purwanto). Hasil tersebut berbeda dengan penelitian Aneja et al () yang menyebutkan bahwa obesitas menyebabkan beberapa kelainan adaptasi yang secara individual dan sinergis berperan terhadap kejadian hipertensi dan penyakit kardiovaskuler lainnya.

Perbedaan ini dapat disebabkan oleh tipe obesitas yang diamati dan parameter yang digunakan. Obesitas sentral dapat terjadi karena adanya perubahan gaya-hidup, seperti tingginya konsumsi minuman beralkohol 11, kebiasaan merokok 12, tingginya konsumsi makanan berlemak 13, rendahnya konsumsi sayuran dan buah 14, dan rendahnya aktivitas fisik 15,Selain itu, peningkatan umur 17, perbedaan jenis kelamin 18, dan status sosial ekonomi 19 diduga juga berhubungan dengan kejadian obesitas.

Itu berarti pada penelitian ini obesitas bukan merupakan faktor yang mempengaruhi hipertensi. Hasil tersebut berbeda dengan penelitian Aneja et al () yang menyebutkan bahwa obesitas menyebabkan beberapa kelainan adaptasi yang secara individual dan sinergis berperan terhadap kejadian hipertensi dan penyakit kardiovaskuler lainnya.

Xu et al. () menyatakan bahwa merokok berhubungan negatif dengan peningkatan berat badan (IMT) tetapi positif berhubungan dengan lingkar perut pada laki-laki. Merokok dalam jangka waktu lama berpengaruh pada obesitas sentral daripada obesitas umum. Erem et al () menemukan hubungan negatif merokok dengan obesitas sentral.5/5(1).

Dinkes kota Surakarta., Profil Kesehatan Kota Surakarta Tahun, Surakarta. Droyvold et al., Change Body Mass Index and Its Impact on Blood Pressure. Hal tersebut kejadian obesitas sentral tidak hanya menyebabkan tingginya kejadian dipengaruhi oleh pengetahuan saja Kantachuvessiri tinggi mengalami obesitas dan et al () juga menyatakan bahwa umumnya semakin tinggi pendidikan seseorang yang memiliki pengetahuan seseorang maka pekerjaannya semakin yang baik tentang obesitas masih saja.

Penelitian obesitas sentral janghorbani et al 2007
Rated 3/5 based on 97 review